JBNews.id — Microsoft turun tangan mengakhiri kontroversi pemasangan iklan McAfee secara otomatis pada monitor LG. Executive Vice President of Windows and Devices Microsoft, Pavan Davuluri, mengonfirmasi bahwa LG telah setuju untuk menghapus pop-up McAfee dari aplikasinya di Windows Store setelah perusahaan tersebut menghubungi produsen asal Korea Selatan itu.
Polemik ini mencuat pada awal Juli 2026 ketika para pengguna melaporkan bahwa aplikasi ‘LG Monitor App Installer’ tiba-tiba menampilkan promosi peranti lunak keamanan McAfee. Sistem operasi Windows secara otomatis menginstal aplikasi tersebut saat pengguna menghubungkan monitor LG baru ke PC mereka. Hal ini memicu kemarahan karena tidak ada cara mudah untuk menghapus aplikasi tersebut tanpa bantuan pihak ketiga atau menonaktifkan Microsoft Store secara keseluruhan.
Davuluri menyatakan bahwa Microsoft telah menghubungi LG dan kedua perusahaan memiliki tujuan yang sama untuk menyempurnakan ekosistem Windows serta menyajikan pengalaman perangkat lunak terbaik bagi konsumen. Langkah ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa Microsoft meminta LG untuk berhenti menjejalkan iklan McAfee kepada pembeli monitor gaming LG.
Daftar Monitor LG yang Terdampak
Berdasarkan keluhan yang beredar, berikut adalah model monitor LG yang dilaporkan secara otomatis memasang aplikasi LG Monitor App Installer ke PC pengguna:
- 34GX900A-B
- 45GX950-B.AEU
- 32GS95UE-B
- 39GX950B
- 27GP83B-B
- 27GN800
- 32GS95UE-B
- 27GN850-B
Pengguna yang memiliki salah satu model di atas melaporkan bahwa setelah menghubungkan monitor ke PC berbasis Windows, aplikasi LG Monitor App Installer langsung terinstal tanpa pemberitahuan sebelumnya. Aplikasi tersebut kemudian menampilkan promosi McAfee yang mengganggu aktivitas pengguna.
Celah Fitur Instalasi Otomatis Windows
Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru. Aplikasi yang dikembangkan melalui Universal Windows Platform (UWP) milik Microsoft memang dapat dirancang agar terinstal secara otomatis ketika pengguna menghubungkan perangkat keras tertentu ke komputer Windows. Microsoft sejak awal menyetujui praktik ini bagi para pengembang aplikasi UWP, sehingga alat dari monitor LG tersebut sebenarnya hanya beroperasi sesuai dengan rancangan aslinya.
Dokumentasi resmi UWP bahkan secara terbuka menyatakan bahwa prosedur instalasi otomatis ini dapat memicu kebingungan, mengingat pengguna tidak akan menerima pemberitahuan apa pun selama proses instalasi berlangsung di latar belakang. Hal inilah yang membuat banyak pengguna merasa terganggu dan tidak memiliki kendali atas perangkat mereka sendiri.
Baca Juga:
Selain LG, sejumlah perusahaan perangkat keras lain yang juga diketahui kerap memanfaatkan celah fitur instalasi otomatis ini di antaranya adalah Razer, Logitech, Asus, dan Gigabyte. Praktik ini memungkinkan perusahaan-perusahaan tersebut untuk memasang aplikasi pendukung perangkat keras mereka tanpa perlu intervensi pengguna, namun seringkali disalahgunakan untuk menampilkan iklan atau promosi produk lain.
Kontroversi ini menjadi pengingat bahwa pengguna perlu lebih waspada terhadap aplikasi yang terinstal secara otomatis di sistem mereka. Meskipun fitur UWP memudahkan instalasi driver dan aplikasi pendukung, pengguna tetap harus memeriksa aplikasi apa saja yang terpasang dan menghapus yang tidak diperlukan.
Microsoft sendiri telah mengambil langkah serupa sebelumnya untuk membersihkan Windows 11 dari iklan dan konten berantakan. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih bersih dan bebas gangguan.
Bagi pengguna yang masih mengalami masalah dengan aplikasi LG Monitor App Installer, disarankan untuk menghapus aplikasi tersebut melalui menu Settings > Apps > Installed apps di Windows 11. Jika aplikasi tidak muncul di daftar, pengguna dapat menggunakan alat pihak ketiga seperti Revo Uninstaller untuk membersihkannya secara menyeluruh.
Implikasinya, langkah Microsoft ini menunjukkan bahwa perusahaan mulai serius menangani praktik instalasi aplikasi yang mengganggu pengguna. Dengan tekanan dari pengguna dan media, diharapkan perusahaan perangkat keras lainnya juga akan mengikuti jejak LG untuk membersihkan aplikasi mereka dari iklan yang tidak diinginkan.




