JBNews.id — Gangguan besar melanda layanan milik Meta pada Minggu, 19 Juli 2026, menyebabkan Instagram dan Facebook down secara global. Ribuan pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia, melaporkan ketidakmampuan mengakses kedua platform media sosial tersebut sejak sore hari.
Berdasarkan data dari situs pelacak gangguan Downdetector, lonjakan laporan mulai terdeteksi pada pukul 14:25 WIB. Gangguan teknis yang terjadi secara tiba-tiba ini memicu peningkatan eksponensial keluhan dari jutaan pengguna di Amerika Utara, Eropa, Amerika Selatan, dan sebagian Asia.
Pengguna Facebook disambut dengan pesan error yang menyatakan, “Akun Anda saat ini tidak tersedia karena masalah situs. Kami memperkirakan masalah ini akan segera teratasi. Silakan coba lagi dalam beberapa menit.” Sebagian pengguna lainnya bahkan mendapatkan notifikasi pembatasan akun sementara sebelum akhirnya dialihkan ke halaman error.
Laporan awal menunjukkan bahwa 63% dari pengaduan terkait Facebook berhubungan dengan situs web yang error, 20% melibatkan perangkat seluler, dan 10% langsung dari aplikasi Facebook. Gangguan serupa juga dialami pengguna Instagram, dengan keluhan utama meliputi feed yang tidak mau memuat, ketidakmampuan memperbarui konten, dan aplikasi yang tiba-tiba macet.
Baca Juga:
Data Laporan Pengguna dari Berbagai Negara
Downdetector mencatat lonjakan laporan dari berbagai negara dalam waktu singkat. Berikut adalah data jumlah laporan tertinggi di waktu tertentu berdasarkan pantauan, Minggu (19/7/2026):
- Amerika Serikat: 4.303 laporan (Instagram) dan 4.660 (Facebook)
- Inggris: 3.524 laporan (Instagram) dan 5.348 (Facebook)
- Australia: 2.639 laporan (Instagram) dan 2.873 (Facebook)
- India: 2.099 laporan (Instagram) dan 685 (Facebook)
- Prancis: 1.178 laporan (Instagram) dan 1.177 (Facebook)
- Jepang: 1.081 laporan (Instagram) dan 403 (Facebook)
- Spanyol: 838 laporan (Instagram) dan 566 (Facebook)
- Brasil: 506 laporan (Instagram) dan 183 (Facebook)
- Meksiko: 447 laporan (Instagram) dan 591 (Facebook)
- Indonesia: 369 laporan (Instagram) dan 398 (Facebook)
- Malaysia: 267 laporan (Instagram) dan 396 (Facebook)
- Thailand: 219 laporan (Instagram) dan 753 (Facebook)
- Korea Selatan: 123 laporan (Instagram) dan 32 (Facebook)
- Argentina: 94 laporan (Instagram) dan 119 (Facebook)
Data tersebut menunjukkan bahwa Inggris mencatatkan laporan tertinggi untuk Facebook dengan 5.348 laporan, sementara Amerika Serikat menjadi negara dengan laporan Instagram terbanyak yaitu 4.303 laporan. Di Indonesia, tercatat 398 laporan untuk Facebook dan 369 laporan untuk Instagram.
Keluhan Pengguna Instagram
Selama gangguan besar Meta ini, pengguna Instagram di berbagai negara mengaku mengalami sejumlah masalah teknis. Beberapa keluhan yang tercatat antara lain:
- “Halaman beranda saya tidak mau dimuat, tetapi saya bisa melakukan hal-hal lainnya,” kata Drew.
- “Feed berfungsi, tetapi saya tidak dapat melihat profil saya sendiri,” ucap Crop.
- “Ya, sedang down. Saat saya mengunggah cerita, prosesnya selalu macet di 90,0%,” sambung dddd.
- “Saya tidak bisa mengunggah postingan dan juga Reels karena suatu alasan :/,” ucap Scarling.
- “Semuanya silakan buka aplikasi dan laporkan bug tersebut, mungkin dengan begitu Instagram akan lebih cepat menindaklanjutinya, entahlah,” ujar Edward Monzon.
- “Apakah ada orang lain yang mengalami masalah dengan halaman beranda yang tidak memuat dan Instagram menyarankan Anda untuk mengikuti orang lain agar Anda memiliki feed?,” imbuh Venom Gaming.
Keluhan-keluhan ini menunjukkan bahwa gangguan tidak hanya bersifat parsial, tetapi memengaruhi berbagai fungsi utama Instagram mulai dari feed, profil, unggahan cerita, hingga Reels. Pengguna disarankan untuk melaporkan bug yang dialami agar pihak Meta dapat segera menindaklanjuti.
Gangguan layanan Meta ini menjadi pengingat akan ketergantungan pengguna global pada platform media sosial milik perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California tersebut. Bagi pengguna yang mengalami kendala serupa, disarankan untuk bersabar dan mencoba kembali akses secara berkala.
Bagi pengguna yang khawatir dengan privasi data di tengah gangguan ini, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan memahami Cara Blokir Foto dari AI Meta untuk mengamankan privasi. Selain itu, pengguna juga bisa mempelajari Cara Mematikannya untuk fitur AI Instagram yang kontroversial.
Implikasi dari gangguan ini cukup signifikan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan Instagram dan Facebook untuk komunikasi, bisnis, atau hiburan. Belum ada pernyataan resmi dari Meta mengenai penyebab pasti gangguan dan estimasi waktu pemulihan penuh. Pengguna disarankan untuk memantau kanal resmi Meta atau platform alternatif untuk informasi terkini.




