JBNews.id — Framework menunda pengiriman Laptop 13 Pro dari Juni ke Juli 2026. Penundaan ini dipicu oleh dua masalah teknis pada komponen utama: haptic trackpad baru dan custom display. Jika Anda sudah memesan, pengiriman batch pertama mundur sekitar satu bulan.
Perusahaan yang berbasis di California ini mengonfirmasi penundaan tersebut melalui email kepada pelanggan yang sudah melakukan pre-order. Framework menjelaskan bahwa akar masalah ditemukan saat persiapan produksi massal. Bagi yang tidak termasuk dalam batch pertama, pengiriman bergeser dari Juli ke Agustus, dengan risiko sebagian unit baru tiba pada awal September.
Kabar ini menjadi perhatian bagi penggemar laptop modular, terutama mereka yang menantikan performa prosesor terbaru. Sebagai alternatif, Anda bisa menyimak perkembangan Robot Humanoid yang juga memanfaatkan teknologi AI terkini.
Penyebab Penundaan: Haptic Trackpad dan Custom Display
Dua komponen utama menjadi penyebab mundurnya jadwal produksi Framework Laptop 13 Pro. Pertama, haptic trackpad buatan Lite-On dan Boréas mengalami masalah grounding pada desain PCB. Masalah ini menyebabkan trackpad mereset sendiri setelah diklik berulang kali. Framework telah mengidentifikasi solusi berupa desain PCB baru dan memastikan seluruh unit produksi akan menggunakan komponen yang sudah diperbaiki.
Kedua, custom display yang dipasok oleh CSOT ditemukan memiliki bug saat proses produksi. Bug tersebut menyebabkan panel gagal melakukan inisialisasi pada satu unit. Framework bekerja sama dengan CSOT untuk memproduksi firmware baru yang dijadwalkan siap bersamaan dengan modul trackpad yang diperbarui.
Menariknya, perkembangan teknologi AI juga merambah ke ranah fesyen, seperti yang terlihat pada Robot Humanoid yang tampil di catwalk Seoul.
Dampak Penundaan bagi Pelanggan
Bagi Anda yang sudah memesan, Framework memberikan opsi pembatalan dengan pengembalian dana penuh (deposit). Perusahaan juga memastikan bahwa pre-order mainboard (Intel Core Ultra Series 3) tetap berjalan sesuai jadwal pada Juni 2026. Namun, ulasan resmi (review) untuk Laptop 13 Pro baru akan tersedia pada Juli 2026.
Framework juga mengakui adanya keluhan terkait ketersediaan memori LPCAMM2. Pelanggan yang memesan mainboard dapat menghubungi tim dukungan untuk menambahkan memori ke pesanan mereka, meskipun hal ini berpotensi menunda pengiriman sedikit.
Di sisi lain, isu keamanan siber juga terus menjadi perhatian. Modus penipuan terbaru bahkan melibatkan scammer eks artis yang menargetkan warga Amerika Serikat.
Kronologi dan Solusi Teknis
Dalam email resmi, Framework merinci kronologi penemuan masalah. Pada haptic trackpad, tim menemukan bug langka yang menyebabkan reset setelah klik berulang. Setelah bekerja sama dengan Lite-On dan Boréas, ditemukan bahwa masalah berasal dari desain PCB terkait grounding. Framework sempat merilis firmware untuk mitigasi, tetapi pengujian produksi massal menunjukkan tingkat kegagalan yang lebih tinggi. Keputusan akhir adalah menahan produksi dan menunggu PCB baru yang sudah terbukti menyelesaikan masalah.
Untuk display, bug ditemukan saat proses produksi massal. CSOT berhasil mengidentifikasi penyebabnya sebagai parameter inisialisasi yang salah. Firmware baru telah memasuki tahap produksi dan diperkirakan tidak akan mempengaruhi jadwal laptop secara keseluruhan.
Framework menegaskan bahwa komitmen terhadap kualitas adalah prioritas utama. Perusahaan melakukan pengujian ketat termasuk 200.000 klik berurutan untuk memastikan keandalan trackpad baru.
Implikasi bagi Pasar Laptop Modular
Penundaan ini menunjukkan tantangan dalam menghadirkan inovasi pada laptop modular. Framework Laptop 13 Pro adalah produk ambisius yang menggabungkan performa tinggi dengan desain yang dapat di-upgrade. Masalah pada komponen khusus seperti haptic trackpad dan custom display menjadi risiko yang harus dikelola.
Bagi pengguna yang sudah menantikan prosesor Intel Panther Lake, penundaan ini berarti tidak ada ulasan spesifik Framework untuk dijadikan acuan pada Juni. Namun, ulasan umum tentang prosesor Intel Core Ultra Series 3 sudah tersedia.
Baca Juga:
Kesimpulan: Apa Artinya bagi Konsumen?
Bagi konsumen yang sudah memesan, keputusan ada di tangan Anda: menunggu hingga Juli-Agustus atau membatalkan dan mendapatkan pengembalian dana. Framework menjanjikan bahwa setelah produksi dimulai, pengiriman akan dilakukan dengan cepat karena komponen lain sudah diproduksi lebih awal.
Penundaan ini juga menjadi pengingat bahwa inovasi pada perangkat keras seringkali membutuhkan waktu lebih lama dari yang direncanakan. Framework memilih untuk mengutamakan keandalan produk daripada memaksakan jadwal yang berisiko mengecewakan pengguna.
Bagi yang tertarik dengan tren AI dan regulasinya, Anda bisa membaca tentang AI Voluntary Framework yang baru saja ditandatangani.




