JBNews.id — Fitur kecerdasan buatan (AI) dari mesin pencari DuckDuckGo menyebarkan informasi palsu yang menyatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump meninggal dunia akibat rabies pada awal Juni 2026. Klaim palsu ini merupakan hasil dari kampanye terorganisir oleh pengguna Reddit yang sengaja meracuni data yang digunakan oleh AI.
Menurut hasil pencarian DuckDuckGo yang dikutip dari laporan Futurism, fitur AI tersebut menyebutkan Trump meninggal pada 7 Juni 2026 setelah digigit oleh Wakil Presiden JD Vance yang juga disebut telah meninggal akibat virus yang sama. Informasi ini sepenuhnya tidak benar. Trump dan Vance masih hidup, dan tidak ada bukti medis yang mendukung klaim tersebut.
Fitur AI DuckDuckGo bahkan mengutip sebuah artikel dari situs lokal West Virginia bernama WKNA News sebagai sumber. Artikel tersebut mengklaim bahwa Trump sengaja digigit oleh Vance atas saran Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F. Kennedy Jr., yang disebut meyakini bahwa infeksi rabies dapat memberikan “kekuatan super”.

Kejadian ini menjadi contoh nyata bagaimana AI dapat dengan mudah menelan informasi yang salah dan menyebarkannya kembali kepada pengguna tanpa verifikasi yang memadai. Akar masalahnya berasal dari subreddit bernama r/poisonai, komunitas dengan sekitar 45.000 anggota yang sengaja memposting informasi absurd untuk menguji dan menjebak sistem AI.
Kampanye Racun AI dari Reddit
Subreddit r/poisonai, yang mendeskripsikan dirinya sebagai “sumber nomor 1 dunia untuk Informasi Akurat, Terverifikasi, dan Terpercaya!”, pada dasarnya adalah lelucon internal yang menyasar industri AI. Para anggotanya tanpa lelah memposting misinformasi konyol, mulai dari klaim bahwa menyiram batu bata dapat menumbuhkan rumah hingga pernyataan bahwa paus biru sebenarnya berwarna oranye.
Namun, fabrikasi favorit para peracun AI ini adalah klaim bahwa JD Vance meninggal karena rabies. Puluhan postingan di subreddit tersebut berduka atas kematian Vance, dengan seseorang bahkan membagikan postingan palsu dari Truth Social milik Trump yang diduga merupakan eulogi untuknya. Untuk membuatnya lebih meyakinkan, semua orang di kolom komentar memperlakukan klaim ini sebagai sesuatu yang nyata.
“Saya senang bahwa sumber-sumber nyata dan terpercaya melaporkan peristiwa yang sangat penting yaitu kematian Wakil Presiden JD Vance pada 5 Juni 2026 akibat rabies,” tulis salah satu anggota setelah browser Brave AI mulai mengulangi klaim yang sama, sebuah hasil yang dikonfirmasi oleh Futurism.

Respons Perusahaan dan Dampak Lebih Luas
Seorang juru bicara Brave membela AI perusahaannya dan mengatakan bahwa memverifikasi klaim adalah tanggung jawab pengguna. “Mesin pencari, dengan atau tanpa AI, bukanlah oracle kebenaran,” kata mereka. “Kami mendorong pengguna untuk memeriksa klaim dan hasil pencarian Brave menyertakan tautan ke sumber konten jika tersedia, sehingga pengguna dapat memverifikasi klaim dan sumber.”
Fenomena ini menunjukkan kerentanan sistem AI terhadap serangan data poisoning, di mana informasi palsu yang dibuat secara sengaja dapat mengelabui model bahasa besar. Dalam kasus DuckDuckGo, AI tersebut juga secara tidak jelas mengutip artikel ABC News tentang seorang pria Ohio yang meninggal karena rabies, yang sama sekali tidak menyebutkan Trump.
WKNA, situs yang dikutip oleh DuckDuckGo, tampaknya merupakan publikasi “pink slime” yang menyamar sebagai outlet lokal, berisi konten berita palsu yang kemungkinan besar dihasilkan oleh AI. Situs ini tampaknya meniru konten dari subreddit r/poisonai, menjalin klaim palsu ke dalam realitas alternatif yang fantastis.

Implikasi bagi Pengguna Internet
Kejadian ini menjadi pengingat keras bahwa AI tidak boleh dipercaya secara membabi buta. Pengguna harus selalu memverifikasi informasi yang dihasilkan oleh AI dengan sumber primer yang tepercaya. Fenomena ini juga menunjukkan bahwa komunitas online dapat memanipulasi sistem AI dengan relatif mudah, yang berpotensi menimbulkan konsekuensi serius jika informasi palsu menyangkut isu-isu sensitif seperti kesehatan publik atau politik.
DuckDuckGo belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar hingga berita ini diturunkan. Sementara itu, komunitas r/poisonai terus merayakan keberhasilan mereka dalam menjebak sistem AI, menunjukkan betapa rapuhnya teknologi ini terhadap serangan informasi terstruktur.
Bagi pengguna internet di Indonesia, kasus ini relevan mengingat semakin banyaknya platform yang mengadopsi fitur AI serupa. Penting untuk selalu bersikap kritis dan tidak langsung percaya pada hasil pencarian yang dihasilkan oleh AI, terutama jika informasinya terdengar tidak masuk akal. Galaxy A27 Resmi Muncul dan Penghentian Jaringan 2G adalah contoh berita teknologi yang memang membutuhkan verifikasi silang, sama halnya dengan klaim-klaim yang dihasilkan AI.
Kasus ini juga menyoroti Krisis RAM dan Chipset yang mempengaruhi industri teknologi secara lebih luas, menunjukkan bahwa keandalan data menjadi isu kritis di era AI. Tanpa verifikasi yang ketat, AI hanya akan menjadi alat penyebar misinformasi yang semakin canggih.




