Jbnews.id – Bupati Pandeglang, Irna Narulita, memberikan apresiasi tinggi kepada dua pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang yang akan segera memasuki masa purna tugas pada tahun 2026. Kedua pejabat tersebut dinilai memiliki dedikasi luar biasa selama mengabdi.
Kedua pejabat yang dimaksud adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang, Drs. H. Taufik Hidayat, M.Si., dan Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Yusuf Supriyadi, M.Si. Keduanya akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat setelah bertahun-tahun mengabdi untuk daerah.
“Keduanya adalah pejabat yang berdedikasi tinggi. Selama bertugas, mereka telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten Pandeglang. Saya mewakili seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Bupati Irna dalam sebuah kesempatan di Pendopo Bupati Pandeglang, Sabtu (30/5/2026).
Peran Strategis Kedua Pejabat
Selama menjabat, Taufik Hidayat dan Yusuf Supriyadi dikenal sebagai figur yang solid dalam menjalankan roda pemerintahan. Taufik Hidayat sebagai Sekda memiliki peran krusial dalam mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pandeglang, sementara Yusuf Supriyadi bertanggung jawab atas urusan pemerintahan dan kesejahteraan rakyat.
“Pak Taufik dan Pak Yusuf adalah motor penggerak birokrasi kita. Tanpa mereka, banyak program strategis yang mungkin tidak akan berjalan sebaik ini. Dedikasi mereka patut dicontoh oleh generasi penerus,” tambah Bupati Irna.
Selain pujian, Bupati juga menekankan pentingnya proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan Pemkab Pandeglang. Ia memastikan bahwa proses suksesi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan akan berjalan transparan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kita tidak boleh kehilangan momentum. Meskipun mereka purna tugas, roda pemerintahan harus terus berjalan. Kita sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mengisi kekosongan jabatan ini,” jelas Irna.
Jejak Pengabdian Panjang
Kedua pejabat tersebut memiliki jejak pengabdian yang panjang di lingkungan Pemkab Pandeglang. Taufik Hidayat, misalnya, telah menjabat sebagai Sekda sejak beberapa tahun lalu dan dikenal sebagai birokrat yang disiplin serta memiliki pemahaman mendalam tentang tata kelola pemerintahan. Sementara itu, Yusuf Supriyadi juga memiliki rekam jejak yang solid di berbagai posisi strategis sebelumnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Irna juga menyoroti pentingnya menjaga semangat pengabdian di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap, purna tugasnya kedua pejabat ini bisa menjadi momentum refleksi bagi seluruh ASN di Pandeglang untuk terus meningkatkan kinerja dan dedikasi.
“Purna tugas adalah bagian dari siklus alami dalam birokrasi. Tapi yang terpenting adalah warisan semangat dan dedikasi yang mereka tinggalkan. Itu yang harus terus kita jaga,” tegas Irna.
Informasi lebih lanjut mengenai proses suksesi dan penghargaan bagi pejabat yang purna tugas dapat disimak dalam artikel terkait Dua Pejabat Pandeglang Purna Tugas yang membahas lebih detail tentang dedikasi keduanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Sekda dan Asda yang akan ditinggalkan. Namun, Bupati Irna memastikan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dan kompetitif untuk mendapatkan kandidat terbaik.
“Kami akan mencari pengganti yang tidak kalah berkualitas. Yang penting adalah integritas, kompetensi, dan dedikasi yang tinggi untuk Pandeglang,” pungkasnya.
Purna tugas dua pejabat strategis ini menjadi catatan penting bagi perjalanan birokrasi di Pandeglang. Keduanya diharapkan dapat menikmati masa pensiun dengan sehat dan bahagia, sementara Pemkab Pandeglang bersiap menyambut kepemimpinan baru di dua pos kunci tersebut.




